SENI

ALIRAN REALISME

Gerakan ini tumbuh di Perancis tahun 1850-an dan lukisan-lukisan yang mucul menggambarkan tentang kenyataan hidup pada zaman itu. Pelukis realisme biasanya mengamati kaum yang kurang beruntung dalam masyarakat dan tidak pernah menyembunyikan kesusahan. Aliran ini berlawanan dengan aliran-aliran sebelumnya pada zaman klasik yang menggambarkan kesempurnaan yang sebenarnya tidak pernah dimiliki manusia.

Realisme berarti usaha menampilkan subjek dalam suatu karya sebagaimana tampil dalam kehidupan sehari-hari atau memperlihatkan realita, kebenaran bahkan tanpa menyembunyikan hal buruk sekalipun. Perupa realis selalu berusaha menampilkan kehidupan sehari-hari dari karakter suasana, dilema dan objek untuk mencapai tujuan agar karyanya 'sangat hidup'.

FOTOREALISME

Adalah genre di dalam menyusun ulang karya fotografi menjadi karya lukis. Fotorealisme merupakan gerakan dari Amerika pada awal tahun 2000-an dan bekerja dengan objek-objek pemandangan yang tidak biasa ditemukan dalam lukisan potret maupun tradisional. Dengan disiplin mengikuti pola hasil imaji fotografis dan bahkan jika diperlukan dapat menggunakan bantuan proyektor untuk memperoleh akurasi peniruan yang tinggi.

ALIRAN VICTORIA

Aliran ini muncul pada abad ke-19 di Inggris dan dikenal dengan eklektik kebangkitan dan interpretasi pengaruh gaya lintas budaya dari budaya Timur, Timur Tengah dan Asia. Semangat kehidupan di Inggris pada saat itu dipersonifikasikan melalui Ratu Victoria yang memerintah kerajaan Inggris yang seolah-olah semangat bangsa-bangsa lain. 

ALIRAN NATURALISME

Naturalisme adalah suatu bentuk karya seni rupa untuk melukiskan segala sesuatu sesuai dengan alam kenyataan (sesuai dengan tangkapan mata kita). Naturalis merupakan pendalaman dari gerakan realisme pada abad 19 sebagai reaksi atas kemapanan romantisme.

ALIRAN IMPRESIONISME

Impresionisme adalah suatu gerakan seni dari abad 19 yang dimulai dari Paris pada tahun 1860-an. Karakteristik utama dari lukisan impresionisme ini diantaranya adalah kuatnya goresan kuas, warna-warna cerah, penekanan pada pencahayaan serta subjek lukisan yang tidak terlalu menonjol.

ALIRAN SYMBOLISME

Pada akhir abad ke-19 beberapa artis mencoba mengekspresikan ide dengan menampilkan karya seninya secara simbolis. Awalnya mereka menyampaikan idenya melalui lukisan mitologi dan religius, namun setelah itu ide symbolisme berkembang dalam bentuk yang lebih bebas.

ART NOVEAU

Adalah sebuah aliran seni rupa modern yang muncul pada akhir abad ke-19 dan awal abad ke-20 di Eropa daratan. Ciri-cirinya bisa dilihat dengan bentuk-bentuk plastis dan organis serta memiliki design yang terinspirasi dari motif-motif tumbuhan namun tetap mengandalkan prinsip geometris. Asal nama Art Noveau itu adalah dari sebuah nama toko di Paris yaitu Maison de l'Art Noveau yang dimiliki oleh Siegfried Bing. Adapun penyebab munculnya aliran ini dikarenakan pada zaman itu terjadi Revolusi Industri di Inggris yang menyebabkan barang-barang dibuat dengan sistem produksi massal dengan ketelitian yang sangat tinggi dan berdampak keahlian tangan seniman tidak lagi dihargai karena telah digantikan dengan kehalusan buatan mesin dan dianggap telah menghilangkan sifat manusia dalam seni. Setelah kejadia itu, maka seniman pun beralih ke bentuk yang tidak mungkin dicapai oleh produksi massal. Lukisan maupun karya-karya seni rupa dan kriya diarahkan pada kurva-kurva halus yang terinspirasi dari keindahan garis-garis tumbuhan di alam, yaitu Art Noveau. 

EXPRESSIONISME

Adalah pergerakan kultural yang berasal dari Jerman pada awal abad ke-20 dan merupakan reaksi dari gerakan sosial sebelumnya, yakni naturalisme dan impressionisme. Expressionisme memberikan gambaran tentang arti 'hidup' dan berbagai macam ekspresi emosional ketimbang kenyataan fisikal dan lebih menitikberatkan pada tampilan beragam ekspresi.

FAUVISME

Dalam seni rupa, fauvisme adalah aliran yang menghargai ekspresi dalam menangkap suasana yang hendak dilukis. Para pelukis fauvis berpendapat bahwa harmoni warna yang tidak terpaut dengan kenyataan di alam justru akan lebih memperlihatkan hubungan pribadi seniman dengan alam tersebut. Segala hal yang berhubungan dengan pengamatan secara objektif dan realistis seperti yang terjadi dalam lukisan naturalis, digantikan oleh pemahaman secara emosional dan imajinatif.

KUBISME

Kubisme merupakan sebuah gerakan seni avant-garde abad ke-20 yang dirintis oleh Pablo Picasso dan George Braque. Aliran ini muncul sebagai reaksi terhadap Fauvisme dan cenderung menampilkan objek secara abstrak yang digambar ke dalam bentuk-bentuk geometri (segi empat, segitiga, kerucut, kubus, lingkaran) untuk mendapatkan sensasi tertentu.

FOLK ART

Folk Art disebut juga Naivisme yakni aliran dalam seni yang berfokus pada pengamatan karya-karya dari seniman yang melawan jalir pendidikan akademis. Ciri-ciri dari lukisan folk art biasanya adalah kurangnya elemen dan kualitas visual yang bisa ditemui pada karya-karya perupa akademis. Pengertian naivisme berlawanan dengan akademi seni rupa dan aturan-aturan baku dalam pendidikan kesenian.

ABSTRAK

Adalah merupakan aliran seni yang bentuk penyampaiannya tidak secara langsung atau satu jenis kesenian kontemporer yang tidak menggambarkan objek dalam bentuk asli.

ALIRAN SUREALISME

Lukisan surealisme kebanyakan menyerupai bentuk-bentuk yang sering ditemui di dalam mimpi.  Para pelukis aliran ini banyak terpengaruh oleh pemikiran Sigmund Freud dari Austria yang menyimpulkan bahwa seseorang menekan hasrat aslinya ke dalam bawah sadar pikirannya dan agar individu itu bisa menikmatinya, mereka harus membawa hasrat-hasrat itu ke dalam pikiran sadar. Oleh sebab itu para surealis menciptakan bentuk dan teknik seni baru yang radikal. Mimpi merupakan jalan terbaik untuk mempelajari alam bawah sadar, karena dalam mimpilah pikiran bawah sadar dan hasrat-hasrat utama menampilkan dirinya. Dan untuk mengungkap kualitas irasional dari alam mimpinya, maka pelukis surealis menggunakan representasi yang realistis tapi meletakkan secara berdampingan objek-objek dan gambarannya dengan cara irasional. Juga demikian dalam memberi judul lukisannya, antara judul dan gambaran terkesan seolah tidak nyambung.

ABSTRACT EXPRESIONISME